firman Tuhan

Diri kita lemah. Kristus di dalam kita adalah kuat dan berkuasa. Dia sebagai hidup kita. Dengan percaya dan andalkan Dia, Kristus mengalir di dalam & lewat kita, Yohanes 15 : 5.

25 Oktober 2020

25 Oktober 2020/JL/22

GAYA HIDUP ORANG KRISTEN

Bacaan, Filipi 4 : 4 – 7,

“4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

 

          Sebagai orang percaya, kita telah ditebus oleh darah Kristus dan menjadi keluarga Allah. Itulah sebabnya kita harus memiliki gaya hidup baru. Tujuan gaya hidup baru adalah untuk mencerminkan bahwa kita adalah anak-anak Allah. Sebagai contoh, seorang jalanan dengan gaya hidup bebas tanpa aturan dan diangkat menjadi keluarga kerajaan. Ia akan dididik untuk memiliki gaya hidup kerajaan untuk mencerminkan bahwa sekarang dia adalah keluarga kerajaan.

          Bersukacitalah senantiasa. Ini adalah bentuk Present Active Imperatif artinya perintah untuk bersukacita senantiasa. Sukacita tidak boleh dikaitkan dengan keadaan. Kuncinya adalah hubungan orang percaya kepada Kristus. Dasar sukacita kita adalah “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan”.  Kita harus memiliki iman yang teguh bahwa Allah mengasihi kita, dipihak kita, pembela kita, penolong kita, dan Allah turut bekerja dalam segala sesuatu mendatangkan kebaikan. Sukacita kita adalah bentuk kesaksian bahwa kita hidup dalam kebaikan, kemurahan, dan rencanaNya. Tujuannya adalah supaya orang tertarik kepada Kristus.

          Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Orang percaya harus memiliki kelembutan terhadap orang-orang percaya lainnya sehingga mereka yang di luar gereja akan melihat dan tertarik kepada Kristus.  Kelembutan hati ini juga diterapkan kepada semua orang sebagai kesaksian bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Hanya Kristus yang dapat mengubah hidup manusia.

          Jangan khawatir tentang apapun. Ini adalah bentuk Present Active Imperatif artinya perintah untuk terus menerus tidak khawatir. Khawatir bukan gaya hidup orang percaya. Musuh besar damai sejahtera adalah kekhawatiran. Jawaban kunci untuk kekhawatiran adalah doa disertai dengan ucapan syukur. Alkitab mengajarkan supaya orang percaya harus bertekun dalam doa dan ucapan syukur. Hal ini dinyatakan dalam FirmanNya karena kemungkinan gaya hidup untuk tekun dalam doa dan ucapan syukur sudah menjauh dari kehidupan orang percaya. Kita harus memiliki gaya hidup bertekun dalam doa dan ucapan syukur. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan tetapi Dia menginginkan persekutuan dan kepercayaan percaya untuk terlibat dalam doa. Allah telah membatasi diriNya di banyak bidang kepada doa-doa anak-anakNya, “Kita tidak memperoleh apa-apa, karena kita tidak berdoa” Yak 4 :2.

          Damai sejahtera. Dalam ayat 7 disebutkan damai sejahtera Allah dan dalam ayat 9 disebutkan Allah sumber damai sejahtera. Yang pertama (Ay.7) menekankan apa yang diberikan Allah dan yang kedua (Ay. 9) menunjuk kepada karakterNya.

          Dapat disimpulkan bahwa bahwa gaya hidup orang percaya sebagai berikut: bersukacita senantiasa, hidup dalam kelembutan hati, tekun dalam doa dan ucapan syukur, hidup dalam damai sejahtera bukan dalam keresahan dan kekhawatiran.

 RENUNGAN SEPEKAN

 

SENIN ……………………………………………………………… FILIPI 4 : 2 – 9.

“4Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”

 

SELASA ……………………………………………………………. 1 Tesalonika 5 : 12 – 22.

“17Tetaplah berdoa.  18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

 

Rabu ………………………………………………………………… YAKOBUS 4 : 1 – 10.

“2Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.”

 

KAMIS ………………………………………………………………. LUKAS 2 : 8 – 20.

“14"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

 

JUMAT ……………………………………………………………… 1 KORINTUS 10 : 1 – 33.

“13Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

 

SABTU ……………………………………………………………… MAZMUR 94 : 1 – 23.

“22Tetapi TUHAN adalah kota bentengku dan Allahku adalah gunung batu perlindunganku.”

 

 


18 Oktober 2020

  18 Oktober 2020/JL/21

PANGGILAN TUHAN UNTUK GEREJANYA

Bacaan, Wahyu 12: 5,

“Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah

dan ke takhta-Nya”.

 

            Kita Wahyu adalah kitab Apokaliptik yang berisi gambaran/symbol yang menunjuk kepada peristiwa saat ini dan masa yang akan datang. Dalam ayat 1 dikatakan ada “perempuan” dan yang dimaksud adalah gereja Tuhan.  Perempuan itu mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Siapa yang dimaksud anak laki-laki yang akan menggembalakan bangsa-bangsa dengan gada besi? Perempuan mengandung anak artinya anak dan ibunya satu karena anak ada dalam kandungan ibu. Perempuan artinya adalah orang-orang percaya secara keseluruhan dan anak laki-laki (para pemenang) yang akan diberi kuasa atas bangsa-bangsa, Wahyu 2:26.

            Ada prinsip orang yang dipakai Tuhan. Rencana Tuhan untuk bangsa Israel adalah mereka menjadi iman yaitu orang-orang yang melayani Tuhan, Keluaran 19. Karena sebagian besar mereka menyembah patung emas dan hanya suku Lewi yang tidak menyembah, maka Allah memakai suku Lewi menjadi pelayanan Tuhan.  Pada zaman Hakim-Hakim, ketika bangsa Israel berbuat jahat dan musuh menaklukkan mereka, Tuhan bangkitkan para Hakim. Ketika bangsa Israel kembali dari pembuangan, tidak semua kembali. Hanya sejumlah kecil orang yang dipimpin oleh Ezra, Nehemia, Zerubabel, dan Yosua kembali untuk membangun Bait Suci dan kota Yerusalem.

Tidak semua umat Tuhan meresponi panggilan Tuhan. Tetapi Tuhan selalu membangkitkan orang-orang yang meresponi Dia dan merekalah yang dipakai Tuhan. Hanya para pemenang yang akan memenuhi panggilan Tuhan yaitu menaklukkan Iblis dan menyatakan kerajaanNya. Kristus telah mengalahkan iblis lewat kematian dan kebangkitanNya. Untuk menjalankan penghukuman atas iblis, itu adalah tugas gereja. Dengan bangkitnya para pemenang, iblis dilemparkan dari pusat pengendalian kejahatan dan dilemparkan ke bumi, Ayat 9.

            Dengan Gerakan illahi dari para pemenang, atmosfir rohani dikuasai anak-anak Tuhan sehingga iblis tidak lagi berkuasa menipu dan merusak kehidupan sehingga Kerjaan Allah dinyatakan di bumi ini. Dalam Ayat 10 dinyatakan bahwa pemerintahan Allah dinyatakan di bumi ini lewat para pemenang. 

 

            Bagaimana para pemenang mengalahkan iblis ?

a)   Dengan darah Yesus.

Iblis mendakwa terus menerus kepada anak-anak Tuhan. Kita hanya bisa mengalahkan dusta dan dakwaannya hanya melalui darah Yesus. Lewat darah Yesus, kita benar, kudus, dan berkuasa. Ketika kita bebas dari dakwaan iblis, kita akan berkuasa memerintah.

b)   Dengan perkataan kesaksian.

Kesaksian berarti memberi tahu orang lain tentang Kristus Yesus. Kita mengatakan bahwa Yesus telah mengalahkan iblis dan dia musuh yang sudah dikalahkan. Besarkan dan muliakan Tuhan. Kita harus berbicara kepada iblis bahwa dia musuh yang sudah kalah.

c)    Mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai mati.

Ada dua arti nyawa :

-   Tidak takut mati karena Kristus.

-   Nyawa adalah kehidupan jiwa.

Kita harus menolak bergantung jiwa ( diri sendiri ) dan terus bergantung Kristus.

 

 

RENUNGAN SEPEKAN

SENIN ………………………………………………………………WAHYU 12 : 1 – 17.

“5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.”

 

SELASA ………………………………………………………………KELUARAN 19:  1 _ 25.

“5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.  6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

 

RABU …………………………………………………………………ROMA 5 : 12 – 21.

“17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.”

 

KAMIS ……………………………………………………………….KOLOSE 2: 6 – 15.

“15 Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.”

 

JUMAT ……………………………………………………………….EFESUS 1: 15 – 23.

“22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.”

 

SABTU ……………………………………………………………….MATIUS 10 :16 – 33.

“28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.”

 


11 Oktober 2020

 11 Oktober 2020/JL/20

HIDUP DALAM PENGUCAPAN SYUKUR

Bacaan, Kolose 1: 23,

“Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.”

 

        Paulus mendorong umat Tuhan untuk bertekun dalam iman berdasarkan kebenaran Injil kasih karunia. Apa artinya bagi kita? Kita harus terus berusaha dengan keras untuk memahami ajaran kasih karunia supaya kita makin teguh hidup dalam iman yaitu: 1) percaya kepada pribadi Kristus, 2) Kesetiaan kepada Kristus, 3) hidup dalam doktrin/ ajaran kasih karunia.

         Sebagai orang percaya, kita tidak hidup dari kelemahan, ketakutan, kekhawatiran, kegelisahan tetapi kita hidup di dalam iman. Kita tidak hidup berdasarkan apa yang kita lihat, rasa, dan dengar tetapi kita hidup berdasarkan apa yang telah Kristus lakukan bagi kita dengan mati di kayu salib. Lewat kematian Kristus, kita telah diperdamaikan dengan Allah. Betapa ajaibnya kasih karuniaNya. Dahulu kita sebagai orang berdosa dan menjadi musuh Allah, di dalam Kristus telah diperdamaikan. Hubungan kita sekarang adalah menjadi anak-anak Allah. Lewat kematianNya, kita menjadi kudus dan tak bercela dan tak bercacat dihadapanNya. Ini bisa menunjuk pada: 1) hari keselamatan (sekarang), 2) saat kematian orang percaya, 3) hari penghakiman/ kedatangan kedua. Pengudusan adalah realitas saat ini bagi orang beriman sebagai anugerah Kristus. Hal ini juga menjadi serupa dengan Kristus yang bersifat progresif, artinya manusia baru kita seperti Kristus dan kita berperilaku makin seperti Kristus.

        Mari kita lihat apa artinya Kolose 2: 6 – 7.

Kita telah menerima Kristus sebagai Tuhan. Ini merupakan penegasan bahwa Yesus dari Nazareth adalah Mesias dalam PL dan sekarang sebagai Tuhan. Diselamatkan berarti hidup kita adalah milik Kristus sebagai Tuhan (ay 6).

        Ayat 7, berakar di dalam Dia. Ini adalah bentuk Perfect Passive artinya bahwa status atau identitas kita adalah produksi oleh Tuhan  bukan hasil perbuatan kita. Dibangun di atas Dia adalah bentuk Present Passive artinya proses yang berkelanjutan yang diproduksi oleh Tuhan. Bertambah teguh dalam iman adalah bentuk Present Passive artinya proses yang berkelanjutan yang diproduksi oleh Tuhan. Melimpah dengan syukur adalah bentuk Present Active yang merupakan proses yang berkelanjutan yang diproduksi oleh Tuhan. Kehidupan Kristen adalah kehidupan yang bersukur kepada Tuhan atas rahmatNya di dalam Kristus. Ucapan syukur adalah respon terhadap kebaikan dan kemurahan Tuhan. Ucapan syukur kita wujudkan dalam ketaatan, ketekunan, kesungguhan, kesetiaan kepada Yesus dan ketaatan kepada ajaran kasih karunia.

        Kedewasaan rohani ditandai dengan bekerja keras bukan untuk melakukan sesuatu untuk Tuhan tetapi mempercayai apa yang telah Yesus lakukan bagi kita. Hanya kasih karunia yang menghasilkan ketaatan yang radikal sebab kasih karunia adalah Allah mengasihi kita tanpa syarat dengan mengirimkan Yesus mati di kayu salib dan kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita untuk mengubah dan memampukan kita untuk hidup bagi Kristus.

 

RENUNGAN SEPEKAN

SENIN …………………..…………………………………KOLOSE 1: 15 – 23.

“ 23Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.” 

 

SELASA ……………………………………………………KOLOSE 2: 6 – 15.

“7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”

 

RABU …………………………………………………….GALATIA 3: 1 – 14.

“3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?”

 

KAMIS ………………..……………………………………..ROMA 7: 13 – 25.

“24 Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?”

 

JUMAT ………………………………………………………….FILIPI 2 : 12 – 18.

“13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.”

 

SABTU ………………………………………………….1 KORINTUS 15: 1 – 11.

“10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.”

 


04 Oktober 2020

04 Oktober 2020/JL/19

BUANGLAH BERHALAMU

 

                                                                       

Bacaan, Lukas 4:19,

“untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan

bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas,

untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

 

            Yesus datang untuk memberitakan bahwa tahun rahmat Tuhan telah datang. Inilah kabar baik dimana sekarang kita hidup dalam anugerah Tuhan. Dalam masa anugerah ini Tuhan bekerja untuk memerdekakan umat Tuhan dari perbudakan “berhala”.

            Rasa sakit lewat penderitaan yang ada, Allah sedang mencungkil berhala dari dalam hati. Berhala adalah hal-hal baik sebagai pemberian Allah: pasangan kita, anak-anak kita, pengharapan dan impian kita, pekerjaan kita, kesuksesan kita, ketrampilan kita, penampilan kita, reputasi kita. Hal itu menjadi berhala ketika kita mengubah menjadi prioritas utama. Akhirnya kita bergantung pada hal-hal dan orang-orang selain Allah untuk memberi arti, tujuan, kemerdekaan, keamanan, keberartian yang hanya dapat diberikan Yesus.

            Di dalam batin manusia ada kekosongan yang sengaja diciptakan Allah dan hanya Dia yang dapat mengisinya. Kekosongan batin itu namanya kegelisahan. Agustine yang hidup 16 abad yang lalu menangkap hal ini. Ia mengatakan kepada Tuhan, “Engkau menciptakan kami untuk diriMu sendiri, dan hati kami gelisah sampai hati kami beristirahat di dalamMu”. Dua abad setelah Agustine, pikiran brilian Pascal, menangkap keadaan manusia yang sama ini. Semua manusia dari segala lapisan dan diseluruh dunia sama-sama mengejar kebahagiaan, kepuasan, tetapi semua hal di bumi ini  tidak pernah dapat memuaskan dan membahagiaan manusia secara permanen. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa keinginan dalam hati manusia itu seperti jurang tanpa batas dan hanya dapat dipenuhi dengan sebuah obyek yang tak terbatas dan tetap, yaitu hanya oleh Allah sendiri.   

            Sebuah berhala adalah apapun atau siapapun yang kita anggap (dalam hati), harus dimiliki agar hidup kita menjadi bermakna, bernilai, aman, menggairahkan, atau bebas. Apakah berhala-berhala tersebut dipemandangan Allah? Berhala yang kita harapkan memberikan kepuasan dan kebahagiaan ternyata “Kosong, hampa”, “Sesungguhnya, kamu ini adalah seperti tidak ada dan perbuatan-perbuatanmu adalah hampa; orang yang memilih kamu adalah kejijikan. Yesaya 41:24.  Berhala itu tidak memberi faedah, Yesaya 44:9. Berhala itu juga adalah kesia-siaan, Yeremia 10:15.

            Ketika kita berusaha untuk mendapatkan  kebahagia dan kepuasaan hidup dari dunia ini, itu adalah perbuatan yang sia-sia dan tidak berguna. Hal-hal itu terlalu kecil untuk dapat memenuhi keinginan kita yang tidak terbatas. Hanya Allah yang tidak terbatas yang dapat memenuhi kekosongan batin kita. Yesus berkata, “Kamu akan Bahagia dan terpuaskan selama-lamanya”, Yohanes 4: 14.

 

 

 

 

RENUNGAN SEPEKAN

 

SENIN ………………………………………………………………LUKAS 4 : 1 – 16 – 30.

“19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

 

SELASA ……………………………………………………………..YESAYA 44: 9 – 20.

“9 Orang-orang yang membentuk patung, semuanya adalah kesia-siaan, dan barang-barang kesayangan mereka itu tidaklah memberi faedah. Penyembah-penyembah patung itu tidaklah melihat dan tidaklah mengetahui apa-apa; oleh karena itu mereka akan mendapat malu.”

 

RABU ………………………………………………………………..YESAYA 55: 1 – 13.

“2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.”

 

KAMIS ……………………………………………………………….LUKAS 2: 8 – 20.

“14 Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

 

JUMAT ……………………………………………………………….YOHANES 14: 15 – 31.

“27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Jn. 14:27 ITB)

 

SABTU ………………………………………………………………..YOHANES 14: 1 – 54.

“14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

 


27 September 2020

 27 September 2020/JL/18

DUA JENIS ORANG KRISTEN

 

Bacaan, Yohanes 3: 1 – 3,

“Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang

 tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

 

            

Bagaimana cara membedakan kedua kelompok tersebut? Orang Kristen palsu adalah ia men

Diantara berjuta-juta orang Kristen, ada 2 jenisnya. Firman Tuhan dengan tegas menyebutkan ada 4 kelompok orang Kristen.

            Kelompok pertama, ada 2 jenis: orang Kristen sejati dan orang Kristen palsu.jadi Kristen karena keluarga, pernikahan, atau ikut-ikutan karena ada di daerah mayoritas Kristen. Tetapi ia tidak tahu apakah mereka sudah lahir baru, apakah ia sudah tahu kalau dosanya sudah diampuni, ia tidak tahu apakah dirinya anak Allah. Orang sedemikian adalah orang Kristen palsu.


            Kelompok kedua, ada 2 jenis:  orang Kristen mengejar dunia dan orang Kristen rohani. Orang Kristen dunia adalah mereka anak-anak Allah tetapi yang mereka tuntut adalah kesenangan duniawi hari ini. Mereka telah diselamatkan tetapi yang mereka dambakan dan cari di bumi ini adalah kenyamanan dan ketenteraman kehidupan masa kini. Doa mereka dipenuhi dengan permohonan akan kesejahteraan duniawi, berkat duniawi, dan hanya untuk keluarga sendiri saja. Ketika Yesus di bumi banyak orang mencari Tuhan hanya karena mencari berkat saja, Yohanes 6 : 26. Tidak mengherankan jika tadinya mengikut Tuhan lalu mengundurkan diri, Yohanes 6 : 66.

            Orang Kristen yang rohani atau bermutu tinggi adalah orang Kristen yang mengesampingkan bumi. Jika Allah memberikan jalan yang damai kepada kita, kita akan menempuh jalan damai itu. Jika Allah mengijinkan kita menemui kesulitan, kita akan dengan suka rela menerima kesulitan itu. Yang kita rindukan adalah hidup dalam kehendakNya bukan sekedar kelepasan sementara. Orang Kristen duniawi atau mutu rendah hanya ingin menyenangkan diri sedangkan orang Kristen mutu tinggi adalah ingin menyenangkan atau memuliakan Tuhan dalam keadaan sulit.

            Kelompok ketiga, ada 2 jenis:  orang Kristen berdasarkan perasaan dan iman.

Orang Kristen kelas tinggi terdiri dari 2 jenis yaitu hidup menurut iman atau menurut perasaan. Orang Kristen yang hidup berdasarkan perasaan adalah mereka melayani Tuhan berdasarkan perasaannya sendiri. Ketika mereka memiliki gairah dalam perasaannya, maka mereka sangat aktif dalam pelayanan. Setelah kegairahan itu menurun, segera doa-doa mereka ikut mereda, membaca Alkitab terasa lesu, pelayanan juga menjadi kendor. Seharusnya perasaan apapun yang kita alami kita harus terus melayani Tuhan.

            Kelompok keempat, ada 2 jenis: iman yang positif dan iman yang negative.

Orang Kristen yang hidup dengan iman, apapun yang terjadi mereka percaya bahwa Tuhan tetap menyertai mereka dan tetap memberkati mereka. Mereka tetap melayani Tuhan. Imannya selalu pada aspek positif.

Iman yang tertinggi adalah imanNya Yesus sendiri. Kita hidup dalam iman Yesus, Galatia 2: 20. Sekalipun banyak orang menolak Dia, Yesus tetap bersyukur kepada Allah, Matius 11: 25, 26. Yesus berdoa untuk berlalunya salib, tetapi ia tetap maju untuk melakukan kehendak Allah yaitu mati di kayu salib. Ini adalah iman tertinggi. Percaya adalah setia kepada kehendak Allah walau menghadapi kesulitan dan tantangan apapun.

 

 

RENUNGAN SEPEKAN

SENIN …………………………….............................………………………………. YOHANES 3: 1 – 21.

“3 Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

 

SELASA …………………………….........................………………………………YOHANES 6 : 25 – 59.

“26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.”

 

RABU ……………………………………………………...................…………...... GALATIA 2 : 15 – 21.

“20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

 

KAMIS ………………………………………………........................……………… MATIUS 11: 25 – 30.

“25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.  26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.”

 

JUMAT ………………………………….................…………………………… 2 KORINTUS 4: 16 – 18.

“17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.”

 

SABTU …………………………………………........................…………………… MATIUS 26: 36 – 46.

“39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

 


20 September 2020

20 September 2020/JL/17

HIDUP YANG TERPUASKAN DAN TETAP AWET MUDA

 

Bacaan, Mazmur 103 :5,

“Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan,

sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali. “

 

Dalam terjemahan Bahasa Indonesia Masa Kini dikatakan, “Dia yang memuaskan hidupmu dengan yang baik, sehingga engkau awet muda seperti rajawali”. Tuhan menghendaki kita beroleh kepuasan, agar kita jangan setelah mendapatkan satu, ingin yang satunya lagi, mendapatkan satu, menginginkan lainnya, dan selamanya tidak mendapatkan kepuasan.

 

            Janji Tuhan adalah hidup terpuaskan dan menjadi awet muda. Pertanyaannya adalah, apakah mungkin hal itu bisa tergenapi dalam hidup orang Kristen?  Apakah ditengah-tengah dunia yang selalu berubah dan tidak memberi kepastian ini orang Kristen dapat hidup terpuaskan dan tetap awet muda. Jawaban yang pasti adalah tidak mungkin. Banyak orang resah, susah, gelisah, putus asa dan karena beban hidup mereka cepat menjadi tua. Ini adalah faktanya.

 

            Benar, fakta yang ada memang demikian. Tetapi ada janji Tuhan yang mustahil secara manusia, tetapi bagiNya tidak ada yang mustahil. Akar permasalahan orang Kristen tidak menghayati hidup yang terpuaskan dan awet muda adalah mereka menjadi penyembah berhala akibat dari ketidakpercayaan kepada Allah dan JanjiNya. Berhala adalah apapun yang mendominasi, menguasai, mengendalikan, atau menuntut kesetiaan menjadi berhala yang menggantikan Allah.

 

            Allah di dalam kitab Mazmur menjanjikan hidup yang terpuaskan dan awet muda. Dalam Yohanes 4: 14, Yesus menjanjikan tidak akan haus untuk selama-lamanya, artinya selama-lamanya hasratnya akan terpuaskan, selamanya tidak akan merasakan kekurangan sesuatu, selamanya tidak akan putus asa.

 

            Untuk meyakinkan setiap kita, bahwa Allah tidak pernah berdusta dan tidak bisa berdusta. Allah adalah kebenaran. Mengapa hal itu jarang dialami oleh anak-anakNya? Bukan karena Allah tidak sanggup menggenapi janjiNya tetapi ketidakpercayaan umat Tuhanlah yang membuat mereka gagal menggenapi janjiNya. Seperti Allah telah menjanjikan kepada bangsa Israel untuk memasuki Tanah Kanaan. Hanya orang yang menaruh iman mengalami penggenapan janji Allah. Bagi mereka yang tidak percaya, padang gurun kagagalan dan ketidakpuasan menjadi pengalaman hidupnya sebagai konsekwensi.

 

            Mengapa kita tidak puas dan tetap awet muda? Kita berusaha meninggalkan Allah sebagai sumber kepuasan yang membuat awet muda dan mencari hal-hal tersebut dari dunia ini. Yesus menyatakan bahwa hal-hal dari dunia ini tidak pernah bisa memuaskan manusia batiniah kita. Mereka berusaha mengharapkan kepuasan dari hal-hal dunia ini.

 

            Dari pengalaman hidup selama ini ternyata apa yang kita dambakan dari dunia ini tidak bisa memberi kepuasan tetapi malah menjadi beban (mengecewakan) yang membuat cepat menjadi tua.

 

Mari, kembalilah kepada Tuhan Yesus yang selalu hadir di dalam hidup ini dan jadikan Dia sumber kepuasan dan tetap awet muda.

 

RENUNGAN SEPEKAN

SENIN ……………………………………………………………….MAZMUR 103: 1 – 22.

“ 5Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.”

 

SELASA ………………………………………………………………YOHANES 4: 1 – 54.

“ 14tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

 

RABU ………………………………………………………………….YEREMIA 2: 1 – 13.

“ 13Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”

 

KAMIS …………………………………………………………………YESAYA 55: 1 – 13.

“2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.”

 

JUMAT …………………………………………………………………MAZMUR 1: 1 – 6.

“2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.  3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”

 

SABTU ………………………………………………………………….GALATIA 5: 16 – 26.

“16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”