MENJADI PRIBADI SEPERTI YANG
BAPA MAU
Bacaan,
Kejadian 1: 26 – 27
Allah adalah Allah yang punya
tujuan. Ketika Ia menciptakan manusia, tujuannya adalah agar manusia berkuasa
dan memerintah di bumi ini sehingga mereka menggenapi apa yang Tuhan maksudkan.
Karena dosa, Adam dan Hawa bukan lagi
menjadi pribadi yang merdeka, berkuasa dan memerintah dalam hidup melainkan
mereka dikuasai dosa, kelemahan dan kematian.
Karena dosa, manusia sekarang salah
memahami arti hidup memerintah dan berkuasa. Mereka tidak lagi hidup bagi
kepentingan dan kemuliaan Allah tetapi hidup untuk kepentingan diri sendiri. Mereka
berusaha hidup berkuasa dan memerintah dengan kekayaan, keterkenalan, menguasai
ilmu pengetahuan sehingga hidupnya berkuasa dan memerintah untuk mengendalikan orang
lain bagi dirinya sendiri dan dapat mengatasi persoalan hidupnya dengan caranya
sendiri. Dosa
membuat manusia melihat dirinya sendiri dan tidak melihat Allah. Mereka
bergantung diri sendiri dan tidak bergantung Allah. Mereka berusaha menjadi
pribadi seperti yang Allah kehendaki dengan caranya sendiri.
Akar segala masalah anak-anak Tuhan
bukan persoalan yang mereka hadapi tetapi karena ketidak percayaan. Karena
tidak lagi menaruh iman dan bergantung Allah, mereka berusaha memakai caranya
sendiri. Karena ketidak percayaan Abraham dan istrinya maka mereka berusaha dengan caranya
sendiri dan lahirlah Ismael. Bukan berkat yang di dapat tetapi masalah
yang sangat berkepanjangan sampai saat ini.
Dalam karyaNya Allah berkuasa
membelah laut sehingga umat Israel dapat meneruskan perjalanan ke Kanaan. Allah
memelihara bangsa Israel di padang gurun dengan memberi manna dan burung. Allah
mengeluarkan air dari batu karang dan Allah membuat bangsa Isreal memenangkan
peperangan melawan Amalek.
Ketika kita menaruh iman kepadaNya
maka Allah bertindak bagi kepentingan kita. Musa berseru dan menaruh iman kepada
Tuhan maka Ia melakukan mujizat-mujizat yang besar. Ketika
Yosafat manaruh iman kepada Allah dalam menghadapi musuh bangsa Amon, Moab dan
penduduk pegunungan Seir, Allah berperang ganti mereka, 2 Tawarikh 20.
Para tokoh-tokoh iman melakukan hal-hal yang besar dengan
iman seperti telah menaklukkan
kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan,
menutup mulut singa-singa, memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari
mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam
peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing, Ibrani
11:33-34. Lebih dasyat lagi janji Tuhan Yesus kepada kita, “Aku berkata
kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga
pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih
besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa, Yohanes 14: 12.
Mujizat besar dapat diraih melalui iman yang kokoh dan kuat.
Abraham menaruh iman kepada Allah dan Allah menggenapi janjiNya. Abraham
memiliki iman yang kuat dan kokoh. Ia hanya berpikir apa yang dijanjikan Allah
kepadanya. Ia tidak mau berpikir yang bertentangan dengan apa yang Tuhan
janjikan kepadanya. Abraham memuliakan Tuhan dan bersukacita dengan janji
Tuhan, “Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap
juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah
difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu. "Imannya tidak menjadi lemah,
walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah
kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup”, Roma
4: 18-19.
Milikilah
iman yang kuat dan kokoh seperti Abraham, maka Allah akan bertindak bagi
kepentingan kita. AnugerahNya membuat kita
hidup berkuasa dan memerintah, Roma 5: 17. Kita akan menjadi pribadi sepertti
yang Bapa mau yaitu hidup berkuasa dan memerintah. Hidup kita tertuju bagi kepentingan
Kerajaan Kristus dan memuliakan Dia.
RENUNGAN SEPEKAN
SENIN ……………………………………………………………. KEJADIAN 1: 1 –
31.
“ 26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah
Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa
atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas
seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
SELASA …………………………………………………………… 2
TAWARIKH 20 : 1 – 37.
“ 15 dan berseru: "Camkanlah, hai
seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman
TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini,
sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. “
RABU ……………………………………………………………….. IBRANI
11 : 1 – 40.
“ 33 yang karena iman telah
menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang
dijanjikan, menutup mulut singa-singa,....”
KAMIS ……………………………………………………………… YOHANES
14 : 1 – 14.
“ 12 Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga
pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih
besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; “
JUMAT ……………………………………………………………… ROMA 4:
1 – 25.
“ 18 Sebab sekalipun tidak ada dasar
untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi
bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya
nanti keturunanmu......."
SABTU ……………………………………………………………… ROMA 5:
1 – 21.
“
17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu,
maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan
anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu
Yesus Kristus. “